Program Profesi Insinyur

Pengantar

Untuk memenuhi kebutuhan jumlah insinyur di masa sekarang ini, maka Pemerintah Republik Indonesia melalui Direktur Jenderal Kelembagaan Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang berada di bawah Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi memberikan mandat kepada 40 perguruan tinggi baik negeri maupun swasta untuk menyelenggarakan Program Profesi Insinyur. Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) sebagai lingkup dari amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran merupakan upaya pemerintah mempercepat terciptanya tenaga insinyur Indonesia yang mandiri, bertanggung jawab, dan memiliki etika profesi serta kualifikasi sesuai standar sertifikasi dalam waktu yang mendesak.

Para sarjana teknik/teknik terapan/sains yang mengikuti PSPPI ini akan memperoleh sertifikat profesi Insinyur dan berhak menggunakan gelar Insinyur (Ir.). Menurut Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) program profesi menempati level ketujuh pada kerangka kualifikasi Pendidikan di Indonesia. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sebagai salah satu perguruan tinggi negeri penerima mandat tersebut, telah berupaya memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam pembukaan PSPPI ini. Saat ini, Program Profesi Insinyur yang akan diselenggarakan oleh ITS melalui Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang pengelolaannya di bawah Fakultas Vokasi ITS. Program RPL merupakan proses pengakuan atas pengalaman seseorang berupa pengalaman keinsinyuran, pendidikan informal, aktivitas keinsinyuran ke dalam sektor pendidikan formal berdasarkan capaian pembelajaran PSPPI ITS.

Konsentrasi Pembimbingan

Calon mahasiswa yang dapat mendaftar merupakan lulusan dari prodi Sarjana/ Sarjana Terapan berikut ini:

  • Teknik Geofisika
  • Teknik Geomatika/ Teknik Geodesi
  • Teknik Sipil
  • Perencanaan Wilayah Kota/ Planologi
  • Teknik Mesin
  • Teknik Kimia
  • Teknik Industri
  • Teknik Fisika
  • Teknik Material
  • Teknik Elektro
  • Teknik Lingkungan/ Teknik Penyehatan
  • Teknik Kelautan
  • Teknik Perkapalan
  • Teknik Sistem Perkapalan
  • Teknik Transportasi Laut

Sistem Pembelajaran Program RPL

Dalam Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) di PSPPI ITS, mahasiswa direncanakan menempuh program satu semester dengan beban studi 24 SKS. Beban 24 SKS tersebut terbagi pada beberapa Mata Kuliah yaitu:

  1. Kode etik dan etika profesi insinyur (2 sks)
  2. Profesionalisme (2 sks)
  3. Keselamatan, Kesehatan, Keamanan Kerja dan Lingkungan (2 sks)
  4. Praktek Keinsinyuran (12 SKS)
  5. Studi Kasus (4 sks)
  6. Seminar (2 sks)

Sistem RPL Mata Kuliah Praktek Keinsinyuran (12 SKS):

  1. Setelah calon mahasiswa melakukan pendaftaran, kemudian melakukan self assessment dengan cara menjawab pertanyaan secara daring. Pertanyaan-pertanyaan tersebut harus dijawab sesuai pengalaman yang sudah dilalui setelah selesai pendidikan di sarjana/ sarjana terapan/ diploma empat.
  2. Selain itu, calon mahasiswa juga harus mengisi portofolio, yang berisi kegiatan keinsinyuran sejak lulus sarjana/ sarjana terapan bidang teknik
  3. Saat tes wawancara, dokumen self assessment dan portofolio kegiatan keinsinyuran tersebut akan dikonfirmasi ulang oleh Tim Penguji
  4. Tim Penguji memutuskan apakah mahasiswa diterima atau tidak menjadi mahasiswa di PSPPI ITS
  5. Proses self assessment, mengisi portfolio kegiatan keinsinyuran dan wawancara tersebut merupakan proses Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) di PSPPI ITS, dan diakui sebagai Mata Kuliah Praktek Keinsinyuran (12 SKS).

Sistem RPL Mata Kuliah Kode Etik dan Etika Profesi Insinyur (2 sks), Profesionalisme (2 sks) dan Keselamatan, Kesehatan, Keamanan Kerja dan Lingkungan (2 sks):

  1. Setelah calon mahasiswa melakukan pendaftaran, kemudian melakukan self assessment dengan cara menjawab pertanyaan secara daring. Pertanyaan-pertanyaan tersebut harus dijawab sesuai pengalaman yang sudah dilalui setelah selesai pendidikan di sarjana/ sarjana terapan/ diploma empat.
  2. Selain proses self assessment tersebut, mahasiswa akan diberi pembekalan pada minggu pertama tatap muka, yaitu pada minggu ke-1 sesuai kalender akademis ITS. Dalam pembekalan tersebut, mahasiswa akan diberi materi yang disertai dengan diskusi di dalam kelas. Di akhir pembekalan, mahasiswa akan diberi tugas terkait kode etik, profesionalisme dan K3L di tempat kerja masing-masing. Contoh bentuk tugas tersebut misalnya melakukan evaluasi atas sistem K3L di tempat kerja masing-masing mahasiswa, dsb.
  3. Pada minggu ke-2 sampai dengan minggu ke-7 mahasiswa dapat berkomunikasi secara daring dengan dosen masing-masing, terkait tugas pembelajaran tersebut.
  4. Pada minggu ke-8 dilaksanakan tatap muka kedua yang kegiatannya dapat berupa pembahasan tugas dan/atau evaluasi, tugas lanjutan dan diskusi.
  5. Pada minggu ke-9 sampai dengan minggu ke-15 mahasiswa dapat berkomunikasi secara daring dengan dosen masing-masing, terkait tugas pembelajaran tersebut.
  6. Pada minggu ke-16 dilakukan evaluasi akhir.
  7. Hasil dari proses tersebut merupakan bentuk RPL untuk ketiga mata kuliah tersebut.

Sistem RPL Mata Kuliah Studi Kasus (4 SKS):

  1. Setelah calon mahasiswa melakukan pendaftaran, kemudian melakukan self assessment dengan cara menjawab pertanyaan secara daring. Pertanyaan-pertanyaan tersebut harus dijawab sesuai pengalaman yang sudah dilalui setelah selesai pendidikan di sarjana/ sarjana terapan/ diploma empat.
  2. Pada minggu ke-1 mahasiswa akan diberi studi kasus keinsinyuran yang harus dikerjakan. Konsultasi studi kasus tersebut dapat dilakukan secara daring antara mahasiswa dengan dosen.
  3. Minggu ke-16 mahasiswa melakukan presentasi hasil dari studi kasus.
  4. Hasil dari proses tersebut merupakan bentuk RPL untuk Mata Kuliah Studi Kasus tersebut.

Sistem RPL Mata Kuliah Seminar (4 SKS):

  1. Setelah calon mahasiswa melakukan pendaftaran, kemudian melakukan self assessment dengan cara menjawab pertanyaan secara daring. Pertanyaan-pertanyaan tersebut harus dijawab sesuai pengalaman yang sudah dilalui setelah selesai pendidikan di sarjana/ sarjana terapan/ diploma empat.
  2. Pengakuan mata kuliah ini adalah berupa pengalaman mahasiswa melakukan presentasi karya ilmiah pada forum ilmiah di bidang keinsinyuran. Sebagai bukti kegiatan tersebut mahasiswa harus mengunggah soft copy makalahnya (prosiding) pada proses self assessment di atas, disertai data kegiatan seminar, waktu dan lokasi kegiatan. Ketentuan lain dari syarat ini adalah bahwa mahasiswa harus menjadi penulis pertama dan mempresentasikan sendiri makalah tersebut. Apabila mahasiswa pernah melakukan hal tersebut maka akan dinilai sebagai bentuk RPL Mata Kuliah Seminar (2 sks).
  3. Dalam hal mahasiswa tidak memiliki karya ilmiah yang diseminarkan, maka presentasi di Mata Kuliah Studi Kasus merupakan pengganti dari poin 2 tersebut di atas.
  4. Hasil dari proses tersebut merupakan bentuk RPL untuk Mata Kuliah Seminar tersebut.

Persyaratan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL)

  1. Berlatar belakang Sarjana (S1) bidang teknik, sarjana terapan bidang teknik, sarjana pendidikan bidang teknik, atau sarjana bidang sains yang didapat dari perguruan tinggi yang terakreditasi, minimal B.
  2. Berasal dari program studi yang termasuk dalam bidang konsentrasi pembimbingan yang ada di PSPPI ITS.
  3. Telah memiliki pengalaman kerja dalam praktik bidang keinsinyuran paling sedikit 2 (dua) tahun setelah lulus sarjana/ sarjana terapan tersebut.
  4. Syarat khusus untuk sarjana pendidikan bidang teknik atau sains yaitu telah melakukan program penyetaraan dengan sarjana bidang teknik atau sarjana terapan bidang teknik setelah berpengalaman kerja di bidang keinsinyuran paling sedikit 3 (tiga) tahun; atau memiliki pengalaman kerja keinsinyuran lebih dari 5 (lima) tahun.
  5. Lulus seleksi masuk/tes masuk :
    • Self Assessment
    • Wawancara
  6. Menyatakan kesanggupan untuk memenuhi ketentuan/prosedur akademik dan finansial yang berlaku.
  7. Bagi pendaftar harus mengisi portofolio pengalaman keinsinyurannya sesuai format, yang dapat diunduh disini.

Tata Cara Pendaftaran

  1. Melalui web ITS: http://smits.its.ac.id calon peserta melakukan pendaftaran Kode Akses Pendaftaran (KAP) dan Personal Identification Number (PIN). Calon peserta menuliskan nama lengkap, tanggal lahir, dan alamat email yang valid.
  2. Selanjutnya calon peserta akan mendapatkan email berisi Kode Bayar, KAP dan PIN.
  3. Dengan menggunakan Kode Bayar, calon peserta membayar biaya pendaftaran sebesar Rp. 1.000.000,00 mulai tanggal 17 Juni 2019 s.d 12 Juli 2019 (paling lambat pukul 23.59 WIB) melalui loket/Teller/ATM/Internet Banking untuk Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN, Bank Jatim, BNI Syariah, dan Mandiri Syariah. (Perhatian : Biaya pendaftaran TIDAK DAPAT ditarik kembali dengan alasan apapun). Pendaftaran secara online ditutup pada tanggal 12 Juli 2019 pukul 24.00 WIB.
    • Panduan Cara Pembayaran Melalui Bank Mandiri dapat dilihat disini
    • Panduan Cara Pembayaran Melalui BNI dapat dilihat disini
  4. Harap diperhatikan bahwa tanggal 12 Juli 2019 pukul 24.00 WIB selain batas pembayaran pendaftaran melalui loket/Teller/ATM/Internet Banking, juga merupakan batas akhir melakukan self assessment juga batas akhir menyelesaikan isian portofolio seperti yang disebut pada poin 7 Persyaratan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Sehingga silakan jauh hari untuk melakukan pendaftaran terlebih dahulu. UPDATE: Pendaftaran online Program Profesi Insinyur (PPI) diperpanjang sampai tanggal 18 Juli 2019 pukul 24.00 WIB.
  5. Calon peserta melakukan pendaftaran secara online (melalui Internet) dengan mengunjungi website Seleksi Masuk ITS (SMITS) dengan alamat http://smits.its.ac.id, dengan login menggunakan KAP dan PIN.
  6. Untuk melakukan pendaftaran secara online, calon peserta harus menyiapkan:
    1. File pas foto berwarna terbaru ukuran 4×6 cm (memakai pakaian yang sopan dan rapi) dengan latar belakang putih berformat JPEG atau PNG dengan ukuran maksimum 500 KB.
    2. Ijazah Sarjana (S1)/Sarjana Terapan (D4).
    3. Transkrip Sarjana (S1)/Sarjana Terapan (D4).
    4. Paper seminar yang pernah dipresentasikan dan sebagai penulis pertama (jika ada)
    5. Harus membuat isian pengalaman kegiatan keinsinyuran dengan format dapat diunduh disini
  7. Saat melakukan pendaftaran online tersebut calon peserta akan melakukan:
    1. Self assessment Program RPL
    2. Upload dokumen portofolio kegiatan keinsinyuran
  8. Calon peserta harus menyimpan dan mencetak file Kartu Bukti Pendaftaran online.
  9. Calon peserta menandatangani Kartu Bukti Pendaftaran tersebut pada tempat yang disediakan.
  10. Kartu peserta dibawa pada waktu test wawancara.
  11. Semua berkas asli yang diunggah online wajib dibawa pada saat wawancara.

Waktu Pendaftaran, Seleksi dan Pelaksanaan RPL

Kegiatan Hari Tanggal
Pendaftaran dan Seleksi
Pendaftaran Program Profesi Insinyur (PPI) - 19 Juni - 12 Juli 2019
Pengumuman Peserta Tes Wawancara Rabu 17 Juli 2019
Pelaksanaan Tes Wawancara Sabtu-Minggu 27-28 Juli 2019
Pengumuman Lolos Tes Wawancara Rabu 31 Juli 2019
Pendaftaran Ulang dan Penerimaan Mahasiswa PPI
Bayar SPP (Pembayaran Biaya Pendidikan Semester) Selasa-Jumat 6-9 Agustus 2019
Verifikasi biodata (secara online dan harus datang ke BAPKM) Selasa-Minggu 6-11 Agustus 2019
Perwalian Mahasiswa (FRS Online) Senin-Jumat 19-23 Agustus 2019
Pelaksanaan Rekognisi Pembelajaran Lampau
Minggu I: Pembekalan Tatap Muka Sabtu 31 Agustus 2019
Minggu II-VII: komunikasi online - 2 September - 11 Oktober 2019
Minggu VIII: Pembekalan 2 dan Evaluasi 1 Sabtu 19 Oktober 2019
Minggu IX-XV: komunikasi online 2 September – 11 Oktober 2019
Minggu XVI: Evaluasi 2 Sabtu 14 Desember 2019

Biaya Pendidikan

Biaya pendidikan PSPPI ITS adalah sebagai berikut :

Biaya Pendidikan Keterangan
Rp 12.500.000,00 Sudah termasuk: biaya pendaftaran Anggota Persatuan Insinyur Indonesia (PII) dan Iuran Tahun Pertama

Informasi Lebih Lanjut

Sekretariat Pendaftaran Program Pascasarjana ITS
Gedung Program Pascasarjana ITS Lantai 2
Ruang PPI
Kampus ITS Sukolilo, Surabaya
Telp. (031) 5947213, (031) 5994251 ext 1310, 1316, 1313